Beranda > Android, Handphone > Journey With Nexiandroid

Journey With Nexiandroid

Nexiandroid, aka Nexian Journey, handphone yang kubeli 14 Desember lalu, sejak memilikinya aku jadi ingin mengeksplorasi apa yang ada di dalamnya, Android. Aku coba cari artikel-artikel yang terkait dengannya, mencari aplikasi-aplikasi yang bagus di market, hingga mencoba untuk posting artikel dari sana. Nexiandroid, Gadget Penyita Perhatian adalah artikel yang kuposting dari hp. Hasilnya? Jelek karena aku belum terbiasa dengan layout dan fiturnya. Akhirnya kuedit lagi lewat komputer.

Aku sengaja membeli Nexian dalam keadaan OS Androidnya masih asli, 1.6, Donut. Beberapa teman yang lain beli dalam keadaan sudah diupgrade menjadi 2.1, eClair. Tujuanku adalah ingin mengoprek sendiri, ingin mencoba sendiri untuk meng-upgradenya. Namun setelah membaca beberapa artikel, ternyata cukup rumit caranya, dan berisiko pula. Tenang. Masih ada hari esok. Aku tidak terburu-buru untuk mengoprek. Lagipula aku juga masih belajar.

Salah satu risiko ketika mengoprek adalah garansi tidak diakui karena kita sudah mengubah firmware yang ada di dalamnya (kalau tidak salah seperti itu). Alhamdulillah, sampai sekarang belum kuoprek, karena tadi malam, aku baru menyadari bahwa ada dead pixel di hpku, kemudian tadi malam juga si Journey restart sendiri sampai 3 kali (kalau restart sendiri mungkin pengaruh bug pada aplikasi). Akhirnya pagi tadi kubawa langsung ke BlueDot di Tomang. Kata pihak BlueDot, dead pixel itu dianggap masih normal sampai 3 titik. Tapi punyaku sekitar 5 titik atau lebih. Akhirnya Journey-ku ditahan untuk direparasi/diganti LCD-nya. Bagus! Inilah fungsinya garansi.

Oh ya, ada satu hal yang masih menjadi kekurangan upgrade di Nexian Center langsung, yaitu processor turun menjadi 480 MHz dari yang seharusnya 600 MHz. Aku tidak tahu persis, tapi mungkin…mungkin, mereka masih menggunakan CyanogenMod versi yang belum sempurna, sehingga justru menurunkan performa CPU. CyanogenMod adalah sebuah firmware yang dibuat based on Android, namun memiliki kelebihan-kelebihan dibandingkan Android. Sekali lagi, mungkin. Yang jelas, semoga SDM di service center Nexian bisa memperbaiki kekurangan ini.

Mengenai WordPress for Android, aku baru menyadari beberapa saat setelah posting pertama itu, bahwa tampilan posting di sana adalah tampilan HTML. Jadi kita harus hafal tag-tag yang harus digunakan untuk membuat format tulisan ketika posting dari sana, semisal tag untuk membuat jarak ketika ganti paragraf. Format instan yang ada di sana hanya format untuk membuat tulisan italic, bold, dan link (sepertinya ada satu lagi, aku lupa, sayang hpku sekarang di BlueDot. he2). Ini terasa kurang nyaman, mengurangi kemudahan ketika posting. Apakah WordPress akan memperbaikinya di versi yang akan datang? (Sekarang versi WordPress for Android-nya 1.3.8)

Nexiandroid, perjalananku denganmu baru dimulai beberapa hari lalu. Semoga perjalanan ini menyenangkan ke depannya.

Sumber gambar: http://www.andromarket.com/2010/07/nexian-journey-a890-launched-in-indonesia/

Iklan
  1. 30 Desember 2010 pukul 5:03 pm

    Punyaku sudah di flash pake rom CMLEclair 1.3, sudah Froyo.
    Keren banged, gak bosen dah ngoprek2 android.

    • 31 Desember 2010 pukul 11:52 pm

      ya, benar. menyenangkan oprek android tu. o,gitu ya. kelebihan froyo yg tmpak jelas tu ap ya, dbndingkn eclair? ak skrg udah eclair. officialnya, tadi ku-upgrade sendiri dan alhamdulillah bhasil. tapi ceritanya belum ditulis, ngantuk nih, dah malem! he2

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: