Arsip

Archive for Mei, 2011

Pengalaman dengan Unix dan Red Hat – Coret Moret

Sore ini aku ke warnet Unix, salah satu warnet di tepi jalan di kota halamanku, Salatiga. Berdasarkan saran dari temanku, untuk mengatasi masalah dengan flash disk-ku, aku datang ke sini. Beberapa waktu yang lalu aku mem-partisi flash disk-ku menjadi dua partisi menggunakan Fedora 14 di kantor. Namun hal ini menjadi masalah ketika, sebelumnya aku tidak mengetahuinya, ternyata Windows XP tidak mampu membaca dua partisi tersebut. Partisi yang terbaca hanya satu bagian, padahal aku membutuhkan partisi kedua yang tidak terbaca itu saat ini.

Akhirnya, karena itulah, aku datang ke warnet ini. Tapi ternyata… OS di warnet ini tidak bisa membaca satu partisi pun dari flash disk-ku. Aku tidak tahu apa sebabnya. Yang jelas, ketika booting, komputer ini kulihat menggunakan distro Red Hat. Namun ketika kucoba melihat menggunakan terminal, dikatakan bahwa komputer ini menggunakan OS Pinux 3.0. Hmm, mungkin Pinux turunan dari Red Hat yang khusus untuk server kali (mungkin). Akhirnya, aku gunakan jalan lain. Aku download Puppy Linux, rencana nanti akan kumasukkan dalam flash disk menggunakan unetbootin dan booting dari sana. Semoga dengan cara itu aku bisa kembali mendapatkan (mengakses) kembali partisi kedua flash disk-ku itu, hari ini juga, karena di dalamnya ada sesuatu yang penting yang perlu untuk kubuka.

Oke. Puppy Linux selesai di-download. Lumayan juga speed di sini, tembus 80 KBPS (atau kbps ya?). Sekarang saatnya pulang dan mencoba Puppy Linux! Semangat!!

coretan kecil penunggu download selesai.

Iklan

Sedikit Sharing – Journey with Nexiandroid 8 – LCD mati terkena air – Regina 3D Launcher

Sedikit sharing setelah lama tidak nulis di sini.Sharing pertama adalah Regina 3D Launcher. Bagi pengguna Android, mungkin banyak dari kita yang sudah mengenal atau mendengar tentang launcher yang bernama SPB Shell 3D, launcher yang memiliki fitur lain daripada launcher-launcher kebanyakan – katakanlah ADW Launcher, My Launcher, Launcher Pro ataupun GO Launcher. SPB Shell 3D menawarkan fitur 3D yang tidak terdapat pada launcher-launcher lainnya. Hanya saja harganya luar biasa, jauh lebih mahal dari kebanyakan aplikasi berbayar di Android Market. Selain layanan aplikasi market berbayar di Indonesia belum disupport oleh Google (meskipun aplikasi berbayar bisa terlihat di Market menggunakan Market Enabler), sepertinya tipikal orang Indonesia lebih cocok dengan aplikasi-aplikasi yang free alias gratis. Oleh karena itu, ada alternatif launcher lain yang bisa kita gunakan sebagai pengganti SPB, yaitu Regina 3D Launcher.

Regina 3D Launcher adalah aplikasi home replacement yang dikembangkan oleh Nemustech. Launcher ini belum lama diluncurkan di Android Market. Launcher yang memiliki fitur 3D ini sangat tepat untuk digunakan sebagai pengganti SPB Shell 3D bajakan.

Ingat, Android adalah open source software, software legal yang gratis. Akankah kita merusak semangat open source dengan menggunakan aplikasi-aplikasi bajakan di handheld kita???

Beberapa kelebihan Regina 3D menurut penulis:

  • Jelas, aplikasi ini GRATIS
  • Memiliki fitur 3D yang jarang ditemui di launcher kebanyakan
  • Wallpaper yang berbeda-beda di tiap workspace
  • Hidden workspace, yaitu workspace yang hanya bisa diakses menggunakan kombinasi tombol tertentu pada layar
  • Regina widget, widget khusus yang memiliki animasi menarik

Beberapa kekurangan Regina 3D menurut penulis:

  • Agak berat (memakan banyak memori) untuk ukuran aplikasi home replacement, jadi agak lemot untuk hp seperti hpku
  • Tidak ada fitur live wallpaper
  • Tidak mendukung orientasi landscape
  • Setting yang kurang kaya

Sharing kedua… Beberapa waktu lalu, hpku terkena tetesan air hujan hingga menggenangi sebagian besar LCD-nya. Aku langsung mengeringkannya dan mencopot baterai, kartu SIM dan memori. Beberapa saat kemudian, aku pasang kembali baterainya dan menghidupkan hp, dan berhasil. Namun beberapa saat kemudian, hp menjadi hang dan layar tidak merespon ketika disentuh. Setelah itu aku matikan hp, dan ketika kuhidupkan lagi, aku menekan tombol power, terasa getaran yang menandakan mesin hidup, namun LCD tetap mati… Whew, pengalaman baru untukku, dan berpotensi menguras isi kantongku.

Mungkin solusi untuk kasus seperti ini bermacam-macam. Namun, yang kucoba untuk hpku ini -dan berhasil- adalah melepas baterai, SIM, dan SD card selama sehari semalam. Dan hpku kembali normal seperti sediakala. [aai]

Posted from WordPress for Android

%d blogger menyukai ini: